8 Cara Membuat Pekerjaan Anda Menjadi Menyenangkan

Shares

Benner-1.png

 

Pekerjaan tidaklah seharusnya membuat kita tegang, penuh dengan tekanan, dihantui oleh stres dan jatuh sakit karenanya. Seharusnya pekerjaan tersebut membuat kita merasa terpenuhi secara emosi dan membantu kita mengembangkan potensi diri.

Jika Anda masih kurang nyaman akan pekerjaan Anda saat ini, harus ada perubahan dari segi penyajian atas apa yang Anda lakukan setiap harinya. Agar Anda bisa menikmati pekerjaan tersebut. Berikut 8 cara yang bisa digunakan agar lebih menikmati pekerjaan Anda :

1. Buat Rencana Untuk Hari Esok

Sebelum tidur, buatlah rencana akan kegiatan di esok hari. Mulai dari bangun pagi sampai akan tidur kembali di malam hari. Buatlah jadwal yang harus Anda kerjakan.

Seperti memilih baju, sarapan apa, apa saja yang harus dibawa, makan siang di mana dan kegiatan lain yang perlu dilakukan bersama teman sekantor. Ini akan membuat Anda jelas akan apa yang penting dan tidak penting, perlu dilakukan atau tidak.

2. Bangun 30-45 Menit Lebih Awal

Jika Anda mengikuti langkah pertama di atas, Anda harus bangun lebih awal di pagi hari. Ini akan membuat Anda lebih tenang dan tidak terburu-buru melakukan aktivitas di pagi hari. Terkadang bangun kesiangan justru membuat kita terburu-buru untuk melakukan setiap kegiatan. Ini justru membuat urat saraf kita menjadi lebih tegang.

Ini akan mempengaruhi kondisi emosi kita. Emosi kita menjadi lebih labil. Untuk menghindari hal tersebut, bangunlah lebih awal.

Meditasi

3. Meditasi

Setelah bangun pagi, luangkan waktu Anda selama 10 menit untuk bermeditasi. Duduklah tenang dan sadar akan pikiran Anda. Ini akan membantu kondisi emosi Anda terjaga dengan baik. Anda juga bisa mendapatkan inspirasi atau ide-ide untuk membantu pekerjaan Anda. Mendapatkan solusi dari masalah Anda. Ini akan membantu Anda memulai hari dengan lebih baik.

4. Beri Makanan Bernutrisi Tinggi Pada Diri Anda

Tubuh dan pikiran membutuhkan asupan setiap harinya. Makan nasi, buah dan minum air adalah asupan utama tubuh fisik kita. Kita tidak bisa lepas akan kebutuhan dasar tersebut.

Tidak berbeda dengan pikiran. Ia juga butuh makan. Kita justru memberikan makanan yang tidak sehat, tercemar dan beracun kepada pikiran kita sendiri. Yang akhirnya membuat kondisi kita menjadi kurang baik.

Bagaimana bisa?

Apapun yang Anda baca, lihat, dengar dan rasakan adalah bentuk makanan yang kita masukkan ke pikiran kita. Panca indra adalah jalur masukknya makanan itu sendiri. Informasi ini akan mempengaruhi kehidupan kita. Mulai dari mempersepsikan sesuatu, mengambil keputusan, menjaga kondisi emosi dan masih banyak lagi. Jadi sebelum berangkat ke kantor, berikan waktu khusus untuk diri sendiri.

Caranya?

Anda bisa membaca buku motivasi, pengembangan diri, merasakan perasaan positif dengan cara bermeditasi dan mendengar musik yang memberi energi positif pada diri Anda.

Ini akan membuat Anda lebih bersemangat berangkat dan menyelesasikan pekerjaan di kantor. Menjadi lebih tenang mengelola masalah yang ada. Contohnya saat atasan meminta laporan yang belum selesai. Anda bisa mengerjakannya dengan tenang tanpa harus tergesa-gesa.

5. Lakukan Hal Penting Terlebih Dahulu

Agar memiliki gambaran besar dari semua pekerjaan Anda, buatlah jadwal kerja Anda secara keseluruhan. Jadwal untuk meeting, bertemu klien, membriefing bawahan, mengerjakan tugas untuk divisi lain, menyiapkan laporan dan pekerjaan lain yang terkait.

Untuk membuat semua pekerjaan bisa diselesaikan sesuai harapan, susunlah pekerjaan Anda berdasarkan opsi dibawah ini

  • Pekerjaan dengan batas waktu paling mendesak

Inilah pekerjaan yang harus Anda selesaikan terlebih dahulu. Jika deadline Anda tinggal 2 hari lagi, berilah prioritas waktu dan energi untuk pekerjaan tersebut.

  • Pekerjaaan yang merupakan sumber terbesar stres

Jika hasil kerja selalu diminta dengan tiba-tiba oleh atasan, secepatnya Anda selesakan pekerjaan tersebut. Dengan menyelesaikannya akan menghindarkan diri Anda dari stres.

  • Pekerjaan yang mengambil sebagian besar waktu dan energi

Curahkanwalah waktu Anda untuk pekerjaan ini, karena setelah Anda menyelesaikannya Anda memiliki waktu untuk bersantai dan memikirkan pekerjaan yang lain.

Agar produktivitas Anda stabil dan meningkat, cobalah mendisiplinkan diri dari aktivitas yang tidak mendukung. Seperti terlalu sering mengecek sosial media, email, handphone, menjelajahi internet sampai menonton youtube.

Jika memang mereka membutuhkan Anda, mereka akan menelpon Anda. Pekerjaan Anda bisa terbengkalai karena memberikan waktu pada kegitan tersebut. Ini akan menambah beban mental pada diri Anda sendiri.

6. Bertanya Pada Diri Sendiri

Terkadang pekerjaan yang dilakukan bisa menjadi sumber stres. Pekerjaan kecil yang tidak kunjung selesai, terlalu sering atau lamameeting, banyaknya pekerjaan yang tidak terjadwal dan mendadak yang harus diselesaikan. Situasi ini bisa saja membuat Anda menjadi mudah meledak akan hal-hal kecil yang terjadi pada Anda.

Luangkanlah waktu untuk diri Anda beberapa saat. Tutup mata Anda, rilekskan tubuh Anda. Masuklah ke dalam diri Anda. Cobalah bertanya kepada diri Anda. “Mengapa saya harus stres dengan kondisi ini? Apakah stres ini bisa meningkatkan produktivitas saya? Apakah ini mendukung kemajuan saya? Apakah saya menyukai kondisi ini? Adakah pilihan lain yang bisa saya ambil agar lebih tenang menyelesaikan pekerjaan saya?”

Saat Anda menanyakan pertanyaan seperti ini, maka secara tidak langsung kondisi emosi Anda juga akan berubah dengan sendirinya. Pikiran Anda akan memberikan jawaban atas masalah Anda. Ini akan membuat kondisi Anda menjadi lebih baik dan Anda bisa kembali fokus pada pekerjaan Anda.

7. Fokus Pada Hal Baik Dan Mendukung Diri Anda Sendiri

Menggosip bersama teman kerja tentu sangat menyenangkan. Apalagi jika berbicara tentang keburukan teman sekantor yang tidak disukai. Apakah itu atasan, atau rekan kerja. Terutama bagi mereka perempuan. Ini akan menjadi moment yang sangat penting dan menyenangkan. Terkadang mereka lupa waktu karenanya.

Sadarilah bahwa membahas hal negatif akan mempengaruhi kondisi emosi Anda. Anda menjadi kurang suka dengan orang tersebut, bahkan kurang objektif dalam menilai orang tersebut. Ingatlah kembali pada poin no 4. Anda perlu memberi makan yang bernutrisi pada pikiran Anda.

Jika Anda hanya asik bergosip dan mengisi pikiran Anda dengan cerita buruk tentang orang lain, secara tidak langsung Anda telah memberi pikiran Anda makanan bernutrisi rendah.

Fokuslah pada hal baik yang bisa Anda dapatkan dari orang lain. Berdiskusi tentang bagaimana cara atasan bisa mencapai posisinya yang nyaman saat ini. Apa saja yang ia lakukan. Cobalah menerepkan hal tersebut pada diri Anda sendiri.

8. Senyumlah

Tubuh mempengaruhi kondisi emosi seseorang. Mari kita peraktek sebentar. Tertawalah sambil membusungkan dada Anda (lakukan saja sambil Anda berpura-pura tertawa). Kemudian bayangkan Anda sedang menangis atau sendih. Apakah Anda bisa menangis? Jika Anda melakukannya dengan sungguh-sungguh, maka Anda tidak bisa menangis.

Ini membuktikan bahwa tubuh fisik sangat mempengaruhi kondisi emosi seseorang. Itulah mengapa teman-teman yang berdemontrasi mudah bertindak anarki. Karena mereka menyiapkan tubuh untuk menyerang.

Jadi, senyumlah sesering mungkin. Meskipun kondisi emosi Anda kurang baik, tersenyumlah. Ini akan membuat kondisi Anda menjadi lebih baik meskipun hanya berpura-pura.

Inilah yang bisa dilakukan untuk membuat hari Anda lebih menyenangkan di pekerjaan Anda. Apa yang Anda lakukan untuk menikmati pekerjaan Anda? Tuliskan komentar Anda di bawah ini.

 

Benner-1.png

About the Author Ronald Sembiring

>