Kesadaran Diri Kunci Mengatasi Masalah

Banyak orang menjalani hari yang biasa-biasa setiap harinya. Kebanyakan dari mereka sulit sekali menikmati kehidupan yang lebih menyenangkan ketika menghadapi masalah.

Memasuki tahun baru, mereka tetap saja memegang cara berpikir lama yang justru membuat mereka hanya mengulang apa yang telah mereka lakukan di masa lalu.

Peningkatan, kebahagiaan dan motivasi selalu diawali dengan satu kesadaran baru. Satu kesadaran yang memaknai satu kejadian dengan lebih baik dan selalu mencari makna terdalam dari kejadian tersebut. Memberikan pembelajaran yang berharga untuk mereka. Pembelajaran yang akan mereka gunakan di masa depan.

Kesadaran adalah satu kunci penting untuk mencapai hidup yang lebih bermakna. Untuk mencapai kesadaran itu sendiri, dibutuhkan upaya dengan cara yang tepat. Upaya, di mana seseorang harus mampu melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda tanpa melibatkan emosi di dalamnya. Apakah itu emosi yang bisa membawa kebahagiaan atau jusru sebaliknya.

Sulit sekali seseorang bisa mencapai kesadaran diri jika meraka terjebak pada satu emosi yang membelenggu diri mereka. Itulah pentingnya menjadi pengamat atas diri sendiri bukan terhanyut ke dalam emosi tersebut.

Cara, adalah teknik yang digunakan untuk memunculkan, meningkatkan dan mempertahankan kesadaran itu sendiri.

Mungkin Anda bertanya, seberapa besar pengaruh kesadaran diri dalam hidup setiap orang?

Kesadaran adalah kunci sebuah perubahan. Setiap orang yang ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik pasti dilandasi oleh kesadaran akan perubahan itu sendiri. Perubahan yang dipicu tidak oleh kesadaran untuk bertumbuh akan membuat mereka lebih mudah berhenti berjuang di tengah jalan.

Inilah yang menjelaskan mengapa setiap orang yang berubah karena mengikuti teman atau orang lain sangat sedikit sekali yang bisa mencapai tujuan yang mereka inginkan.

Selain itu, kesadaran diri akan membuat seseorang lebih mampu mengontrol diri. Kontrol diri ini tentu sangat berakibat baik untuk diri sendiri. Untungnya, mereka tidak mudah terpicu oleh suara-suara bising di lingkuangan yang mungkin secara sengaja ingin memicu amarah orang tersebut.

Mereka menjadi lebih sabar dan lebih mau berusaha melakukan usaha yang harus dilakukan karena kesadaran dan pemahaman yang berbeda. Mereka juga bisa menilai, menganalisa serta mengambil keputusan dari setiap permasalahan dengan berpikir lebih jernih dan tenang tanpa terikat oleh beberapa emosi.

Selain itu, kesadaran juga salah satu jembatan penting untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan Tuhan. Mereka menjadi lebih peka akan kebaikan dan lebih mudah bersyukur atas hidup yang mereka jalani.

Membangun hubungan dengan Tuhan akan membuat seseorang lebih mudah naik ke level yang lebih tinggi untuk semua aspek kehidupan.

Kalalu begitu, bagaiman caranya kita bisa mencapai kesadaran diri yang bisa mendukung kemajuan saat ini dan hari esok. Mungkin itu pertanyaan yang ada di kepadala Anda saat ini.

Baiklah, kita akan membahas caranya. Berikut cara yang bisa Anda gunakan untuk memiliki kesadaran diri yang saya maksukkan di atas.

Persepsi

1. Jadi Pengamat

Yang baik menurut Anda belum tentu baik menurut orang lain. Sesuatu yang penting bagi Anda belum tentu penting bagi orang lain. Semau tergantung pada diri dan kepercayaan masing-masing. Tidak ada hubunganya dengan orang lain”

Pikiran mengunci kita pada cara pandang yang terkadang membuat kita terperangkap pada beberap emosi yang membuat kita justru sulit untuk merasa bahagia. Dengan terkotaknya cara berpikir membuat kita mempertahankan apa yang dianggap benar menurut pikiran kita meskipun belum tentu benar menurut orang di sekeliling kita.

Kita akan berjuang keras bahkan mati-matian untuk mempertahankan argumen dan kepercayaan yang dianggap benar. Terkadang yang kita anggap benar belum tentu mendukung dan baik untuk diri kita sendiri. Cara berpikir ini membuat kita tidak bisa melihat permasalahan dari sudut pandang orang lain.

Disinilah dibutuhkan kemampuan untuk menjadi pengamat atas pikiran dan perasaan kita. Untuk bisa menjadi pengamat, dibutuhkan latihan dan disiplin yang tinggi.

Dengan menjadi pengamat, akan semakin mudah bagi kita memiliki kesadaran diri. Kesadaran diri akan membuat kita menilai setiap permasalahan dengan lebih tenang dan berpikir lebih bebas menemukan solusi atas masalah itu sendiri.

Menjadi pengamat berarti Anda tidak menyatu dengan pikiran dan perasaan. Tetapi, Anda memisahkan diri dan mengamati kedua bagian tersebut. Sesering mungkinlah menjadi pengamat atas pikiran dan perasaan Anda.

Dengan menjadi pengamat, kesadaran itu akan membimbing Anda mencapai tingkat kesadaran dan kebijaksanaan yang lebih tinggi.

2. Melihat Dari Kacamata Orang Lain

“Miracles happen everyday, change your perception of what a miracle is and you’ll see them all around you”

Jon Bon Jovi

Cara lain yang mudah untuk mendapatkan kesadaran diri adalah melihat setiap permasalahan dari sudut pandang orang lain seperti yang telah dijelaskan di atas.

Misalanya saat Anda bermasalah dengan rekan kerja yang keras kepala. Bayangkan apa tanggapan orang lain terhadap Anda dan rekan kerja Anda. Apa yang mereka pikirkan dan cara apa yang mereka gunakan untuk mengatasi masalah tersebut.

Saat Anda fokus menjadi orang lain dalam menilai masalah tersebut, kesadaran itu akan muncul. Saat ia muncul, Anda menjadi paham apa yang harus dilakukan agar masalah tersebut bisa diatasi.

Meditasi

3. Meditasi

“To find out what is truly individual in ourselves, profound reflection is needed; and suddenly we realize how uncommonly difficult the discovery of individuality is”

Carl Gustav Jung

Meditasi adalah cara mudah untuk melatih diri menjadi pengamat. Caranya, saat bermeditasi, cobalah memisahkan diri dari buah pikir dan perasaan Anda. Amati kedua bagian tersebut tanpa ikut terhanyut di dalamnya.

Untuk mencapai tahap itu, memang dibutuhkan latahan dan disiplin yang tinggi. Luangkan waktu Anda minimal lima belas menit sehari untuk latihan. Anda bisa melakukannya di malam hari sebelum tidur dan saat baru bangun tidur di pagi hari.

4. Membaca Buku

“A capacity and taste for reading gives access to whatever has already been discovered by others”

Abraham Lincoln

Kebijaksanaan didapatkan melalui pengalaman diri sendiri dan orang lain, dongeng, cerita masyarakat, budaya dan ajaran-ajaran agama.

Kebijaksanaan juga datang melalui proses membaca. Terutama buku yang serat dengan pengembangan diri, motivasi dan self healing. Buku yang disebutkan barusan adalah media yang serat akan pesan-pesan moral yang digoreskan oleh tinta hitam di atas kertas putih.

Dengan membaca kita belajar dari penulis akan pengalaman hidup, cara berpikirnya serta kebijaksanaan yang ia miliki. Kita menyerap cara berpikir serta pesan yang ia tuliskan secara tidak sadar yang juga akan mempengaruhi cara berpikir kita.

Selain itu, kebiasaan membaca juga menentukan kualitas satu bangsa. Masyarakat yang sadar akan pentingnya membaca akan memiliki pemahaman dan kesadaran akan mencari kebenaran dari satu informasi. Ini membuat mereka tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak mendukung kemajuan mereka.

Bacalah buku yang serat dengan pengembangan diri, motivasi, cara kerja pikiran. Di mana, inti sari dari buku yang dibaca akan meningkatkan kesadaran Anda akan setiap permasalah yang dihadapi.

Saat kesadaran itu muncul, Anda menjadi lebih bijak dalam menilai setiap permasalahan yang ada dan naik ke level yang lebih tinggi dari diri Anda sebelumnya.

3d white people lying on a question mark

5. Mengajukan Pertanyaan Kepada Diri Sendiri

Emosi dan kesadaran berada pada ujung katup yang berbeda. Kesadaran dan emosi hanya bisa aktif salah satu dalam satu waktu. Saat pikiran dikendalikan oleh emosi maka kesadaran tidak aktif bekerja.

Begitu juga sebaliknya. Saat pikiran dikendalikan oleh kesadaran maka emosi tidak aktif dan dengan mudah bagi kita untuk mengendalikan diri.

Ini hanya bisa dilakukan secara sadar. Dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri bukan mengikuti perasaan.

“Apakah yang saya pikiran mendukung kemajuan saya? Apakah yang saya pikirkan akan membawa dampak positif kepada kehidupan saya? Apakah pikiran ini sudah pasti benar atau hanya ketakukan semata?” dan masih banyak pertanyaan lain yang menentang perasaan yang membuat Anda tidak bisa bahagia. Pertanyaan ini akan membuat Anda lebih mudah untuk sadar akan keadaan Anda.

Inilah cara yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kesadaran Anda. Kesadaran ini akan membawa Anda kepada pemaknaan yang tepat atas setiap masalah yang Anda hadapi. Selamat mencoba meningkatkan kesadaran 🙂

 

Leave a Reply

Close Menu