Kreativitas; Mitos, Fakta dan Cara Memproduksi Ide Kreatif

Kreativitas; Mitos, Fakta dan Cara Memproduksi Ide Kreatif

Apakah Anda merasa diri Anda kreatif? Mampu menghasilkan ide berharga untuk menyelesaikan permasalahan yang ada?

Saya yakin, semua dari kita pasti ingin kreatif karena di ujung sana akan ada kepuasan tersendiri bahkan penghargaan lingkungan dari ide yang kita sumbangkan.

Nyatanya, seberapa banyak orang yang merasa dirinya kreatif dan mampu memberikan ide krusial untuk mengatasi satu permasalahan?

Hanya sedikit. Ini terlihat dari sedikitnya orang yang mau mengutarakan ide mereka dan hanya beberpa ide yang benar-benar efektif. Selebihnya, kita merasa lebih nyaman untuk berada di belakang orang-orang kreatif ini karena takut ide kita dikritik apalagi sampai ditertawakan.

Di artikel ini kita akan membahas tentang mitos dan fakta dari kreativitas serta cara menghasilakan ide kreatif untuk mengatasi satu permasalahan khususnya di aspek pekerjaan. Tidak menutup kemungkinan latihan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum kita menjelajahi lebih dalam, mari kita lihat apa sih yang dimaksud dengan kreativitas?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia online, kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta atau daya cipta. Sedangkan kreatif adalah memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan.

Artinya kreativitas masih sebatas IDE. Ya, IDE yang belum diexplore.

Anda telah mengetahui tentang kreatif dan kreativitas, sekarang mari kita jelajahi lebih dalam tentang kreativitas.

 

Mitos-mitos Kreativitas

Berikut ada beberapa mitos tentang kreativitas;

  1. Kreatif hanya milik orang berbakat

Kreatif bukanlah milik orang berbakat. Tidak ada hubungan atara bakat dengan kreativitas.

Bahkan Geoff Colvin dalam bukunya Talent Is Overrated, What Really Separates World-Class Performers From Everybody Else meneliti bahwa banyak orang paling unggul dan kreatif di bidangnya bukan karena bakat almai yang mereka miliki. Melainkan karena latihan benar yang mereka lakukan secara sadar dan terus meningkatkan diri.

  1. Kreativitas adalah bawaan sejak lahir

Suka atau tidak, kita perlu akui bahwa semua anak terlahir dengan rasa penasaran tinggi, kita terlahir dengan sisi diri yang sangat kreatif

Disalahkan oleh lingkungan dan sekolah, dilarang melakukan ini dan itu dan ketakutan melakun kesalah menjadi penyebab penurunan kreativitas.

Artinya secara tidak langsung lingkunganlah yang memprogram kita menjadi tidak kreatif yang kita bawa sampai meranjak dewasa bahkan sampai akhir hayat kita. Jika kita tidak sadar akan hal ini, kita juga akan melakukan hal yang sama untuk anak-anak kita di masa depan.

  1. Kreativitas muncul saat berada diunder pressure

Memang ada benarnya kita bisa lebih kreatif saat berada di bawah tekanan asalkan kita benar-benar fokus pada solusi. Pertanyaannya, apakah ide kreatif yang dihasilkan bisa diterapkan secara keseluruhan dengan waktu yang begitu terbatas?

Untuk menghasilkan ide kreatif, dibutuhkan ketenangan untuk menganalisa setiap aspek permasalahan, dibutuhkan masa inkubasi untuk menelaah setiap persoalan dan membiarkan ide-ide kreatif muncul ke pikiran sadar.

Berharap bisa menjadi kreatif saat berada di bawah tekanan hanya akan sia-sia. Tekanan hanya menjadi satu masalah baru karena sisi kreatif kita tidak bisa bekerja efektif untuk menghasilkan ide-ide yang kita butuhkan.

  1. Kreatif itu sulit

Tidak ada yang sulit jika Anda mengetahui caranya. Begitu juga dengan kreativitas, jika Anda mengetahui cara untuk meningkatkan sisi kreativitas Anda, hal yang pasti Anda bisa menjadi lebih kreatif.

Dan sebentar lagi Anda akan mendapatkan cara untuk menjadi lebih kreatif, menghasilkan ide-ide berharga untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Apakah sulit?

Mari kita lihat…

ID:55469951

 

Fakta Krativitas

Berikut beberap fakta dari kreativitas;

  1. Kreativitas memiliki pola

Banyak para pakar di dunia kreativitas mencari tahu cara mudah dan efektif untuk menjadi lebih kreatif. Sebut saja beberapa teknik seperti  Creative Confidence-IDEO, Design For Six Sigma (DFSS), TRIZ dan ASIT mengungkapkan bahwa setiap orang bisa menjadi kreatif karena kreativitas iru sendiri memiliki pola.

Jadi yang perlu Anda lakukan sekarang adalah mencari tahu polanya dan menerapkannya. Seperti apa polanya?

Sebentar lagi Anda juga akan tahu, sabar ya hehehe

  1. Kreativitas bisa dipelajari

Fakta kedua dari kreativitas adalah, siapapun Anda, apapun latar belakang dan pendidikan Anda, seberapa yakin pun Anda kalau Anda tidak kreatif, sekarang Anda bisa menjadi lebih kreatif dengan mempelajari cara dan pola dari kreativitas.

Dengan melatih diri secara konsisten Anda akan menjadi lebih kreatif dan secara tidak langsung akan memberi pengaruh positif dalam setiap aspek kehidupan Anda.

Sudah siap untuk menjadi lebih kreatif? Sudah siap menghasilkan ide kreatif untuk mengatasi permasalah yang ada?

Mari kita lihat latihan apa saja yang akan Anda lakukan.

 

Memproduksi Ide Kreatif

Secara gambaran besar, dari semua latihan kreativitas, ditemukan 3 pola latihan untuk menghasilkan solusi dari semua permasalahan yang terjadi. Mari kita bahas satu per satu;

  1. Mendefenisikan masalah dan bagian-bagian masalah

Setiap solusi ada pada masalah itu sendiri. R. Rifki Rizal 

 

Ok kita mulai dari yang pertama. Untuk menghasilkan ide kreatif, maka kita perlu dengan sangat jelas mengetahui apa masalah yang sedang dihadapi. Selain itu, kita juga perlu mengetahui bagaian-bagian yang terkait dengan masalah yang sedang terjadi.

Mengapa perlu mengetahui bagian-bagian dari masalah?

Karena bagian-bagian masalah inilah yang menjadi solusi dari masalah itu sendiri. Akankah bagian-bagian itu dikurangi, ditambah atau dipadukan dengan bagian-bagian lain dari masalah, semua tergantung situasi dan kondisinya.

Mari kita bahas satu contoh, “Misalnya Anda memiliki janji untuk bertemu dengan seseorang di dekat sebuah tempat makan (food court) di satu mol di Jakarta. Situasinya Anda begitu lapar karena belum sempat makan siang dan sisa waktu Anda untuk bertemu tinggal 15 menit lagi. Dengan sisa waktu yang ada, Anda memutuskan untuk makan terlebihi dahulu baru setelah itu berjumpa dengan teman Anda.

Anda membeli makanan cepat saji untuk menghemat waktu Anda. Masalahnya tempat cuci tangan begitu jauh sehingga membutuhkan waktu sekitar 5 menit bola balik untuk bisa menikmati makanan yang sudah ada di depan Anda.”

Analisanya;

Masalah yang kasus di atas adalah; iingin cuci tangan tapi, tempat cuci tangan jauh.

Bagian-bagian dari masalah;

  1. makanan
  2. minuman
  3. saus
  4. piring
  1. Mencari solusi untuk mengatasi masalah

Untuk bisa menemukan solusi dengan tepat, maka kita perlu dengan jelas mengetahui apa yang ingin dicapai, diharapakan atau diingikan dari masalah dengan menggunakan bagian-bagian dari masalah itu sendiri.

Pada contoh kasus di atas yang diinginkan adalah bisa mencuci tangan dan dengan sesegera mungkin menghabiskan makanan yang sudah tersedia.

Apa saja yang bisa digunakan untuk mencuci tangan?

Ya, jawaban kita sama. Dengan minuman atau es dari minuman yang dibeli. Jadi Anda tidak perlu menyia-nyiakan 5 menit waktu Anda ke tempat cuci tangan.

  1. Mengimplementasi solusi

Terakhir, mengimplementasikan solusi yang ditemukan. Yang perlu dipertimbangkan, apakan ide yang dihasilkan bisa diterapkan atau tidak. Jika bisa dan memungkinkan, maka Anda perlu menerapkan ide tersebut. Jika tidak, Anda perlu mencari ide lain dengan cara yang sama seperti langkah pertama dan kedua.

Inilah 3 langkah sederhana yang sangat efektif untuk meningkatkan kreativitas Anda.

Tugas Anda adalah mencari masalah, mengetahui apa yang diinginkan, menemukan sebanyak mungkin bagian-bagian dari masalah, dan menemukan solusi dari bagian-bagian masalah itu sendiri.

Tidak perlu berpikir rumit dan keras akan masalah-masalah yang ada. Cukup memikirkan masalah sederhana seperti cara memproduktifkan pekerjaan Anda, menghemat waktu untuk membaca dan belajar, sampai menabung sebagaian dari penghasilan Anda.

Semakin banyak Anda latihan semakin mudah bagi Anda menghasilkan ide kreatif. Artinya, kreativitas Anda juga ikut berkembang.

Pertanyaan saya kepada Anda, apakah menjadi kreatif itu sulit?

Saya tunggu pemikiran Anda di kolom komentar. Semua komentar Anda pasti akan saya balas

Selamat berkreativitas

This Post Has 1 Comment

  1. Pilihlah sebuah topik yang tidak secara langsung berhubungan denganmu, dan temukan cara untuk membuat keduanya saling berhubungan.

Leave a Reply

Close Menu