5 Sikap Penghambat Seseorang Tidak Bisa Menguasai Skill Apapun yang Sedang Ia Pelajari

Share

Skill atau keterampilan menjadi satu bagian penting yang mendukung seseorang untuk sukses. Belum ditemukan seseorang yang sukses tanpa memiliki skill yang benar-benar mereka kuasai.

Terbukti dengan banyaknya orang sukses di muka bumi ini memiliki skill yang mempuni di bidang mereka masing-masing. Skill komunikasi, negoisasi dan belajar misalnya, masih menjadi skill vital penentu kesuksesan setiap orang.

Meskipun begitu, ada beberapa sikap penghambat yang membuat seseorang tidak bisa menguasai skill apapun yang sedang mereka pelajari saat ini. Sikap ini sangat merugikan dan jika bisa, harus segera diganti dengan sikap positif yang lebih mendukung.

Di artikel ini, kita akan membahas sikap penghambat, yang membuat seseorang tidak bisa menguasai skill apapun yang sedang mereka pelajari. Mari kita bahas satu per satu:

1. Merasa Sudah Tahu

Orang yang merasa tahu tentang apa yang sedang ia pelajari akan sulit sekali diberi masukan dan arahan. Mereka akan bersikap menutup diri untuk menerima dan mencoba hal baru yang disampaikan di depan kelas.

Sikap seperti ini jelas sangat merugikan diri sendiri. Bukan karena mereka akan kehilangan banyak informasi penting, tetapi karena mengunci pikiran pada mode, “Saya sudah tahu. Saya tidak perlu belajar hal ini lagi.”

Ia, jika mereka sudah tahu, terutama menguasai skill tersebut. Bagaimana jika mereka belum tahu dan sedang mempelajari skill tersebut? Sikap merasa tahu akan menghambat mereka untuk menguasai skill apapun yang sedang mereka pelajari.

Jelas mereka akan kehilangan banyak sekali informasi penting. Langkah demi langkah, hal yang perlu diperhatikan dan diabaikan. Dibutuhkan fokus dan perhatian agar bisa mengikuti tahap demi tahap agar bisa menguasai skill yang sedang dipelajari, terutama setelah mengikuti kelas.

talk to the hand - business woman

2. Merasa Tidak Butuh

Kebutuhan mempelajari skill apapun sangat berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi dan impian yang mereka ingin capai di masa depan. Saat seseorag merasa butuh untuk menguasai skill tertentu, mereka akan bertindak dan mencari tahu lebih banyak tanpa adanya paksaan, dan sering kali mereka melakukannya dengan senang hati.

Orang yang merasa tidak butuh, sering kali mengabaikan dan lebih fokus pada hal lain. Belajar skill baru atau mengikuti kelas tertentu hanya akan menjadi satu paksaan, yang menurut mereka adalah “siksaan”.

Orang yang merasa tidak butuh tidak akan bisa menguasai skill apapun yang sendang ia pelajari. Bukan karena ia tidak bisa, tetapi lebih karena ia tidak butuh. Belum lagi ditambah dengan emosi negatif yang ia rasakan.

Jelas, emosi negatif ini menjadi satu penghambat besar bagi mereka untuk mempercepat proses belajar dan menguasai skill yang sedang mereka pelajari.

3. Suka Buat Alasan

Apakah karena tidak suka, belum butuh, merasa terpaksa atau alasan lain, orang yang suka buat alasan tidak akan bisa menguasai skill apapun yang sedang ia pelajari dengan baik.

Sikap ini akan membuat seseorang lebih banyak mengeluh dan selalu mencari kebenaran atas apa yang ia keluhkan. Ia akan menghabiskan lebih banyak energi untuk hal yang tidak penting daripada fokus pada materi yang sedang dibahas di depan kelas.

Jelas, sikap ini akan menghambat mereka untuk menguasai skill apapun yang sedang dipelajari.

4. Tidak Mengikuti Instruksi

Poin ini memang terdengar sepele, tetapi ini bagian vital yang harus diperhatikan untuk bisa mendapatkan pemahaman benar dan bisa menguasai skill yang sedang mereka pelajari dengan baik.

Tanpa mengikuti tahap-tahap yang benar, kemungkinan seseorang bisa melakukan cara yang salah dan mereka tidak akan mendapatkan manfaat maksimal. Kondisi seperti ini sering kali membuat mereka berhenti dan tidak mau praktek, terutama saat mereka praktek sendiri dalam kehidupan nyata.

Sangat penting melihat dan mengikuti secara langsung tahap demi tahap akan skill yang mereka pelajari. Ini agar mereka bisa melakukan dengan cara yang benar untuk praktek di kehidupan nyata.

Ragu sendiri

5. Tidak Percaya Pada Diri Sendiri

Satu sikap penentu seseorang bisa menguasai skill apapun dalam hidup adalah rasa percaya pada diri sendiri. Rasa percaya pada diri sendiri tidak hanya berpengaruh untuk menguasai skill saja tetapi juga untuk meraih pencapaian besar dalam hidup seseorang.

Orang yang tidak bisa atau merasa sulit menguasai skill apapun yang mereka pelajari sering kali karena tidak percaya pada diri sendiri. Rasa tidak percaya diri membuat seseorang merasa tidak layak untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

Jika ini tidak diatasi, maka perasaan sulit, berat yang akan selalu menghantui diri mereka. Akibatnya, mereka tidak akan bisa menguasai skill apapun bahkan mendapatan apapun yang mereka inginkan dalam hidup.

Inilah 5 sikap penghambat yang membuat seseorang tidak bisa menguasai skill apapun yang sedang mereka pelajari. Pembaca, apakah Anda punya pengalaman yang membuat Anda tidak bisa menguasai satu skill tertentu yang Anda pelajari? Apa yang Anda lakukan? Saya tunggu komentar Anda.

About the Author ronalbiring

>