Kiat Sukses di Awal Karir

Shares

 

British young graduate getting ready for first day new job and starting career in legal profession London UK

Meniti karir dengan prestasi cemerlang ternyata sulit bagi sebagian orang. dengan 6 langkah di bawah ini, Anda akan lebih mudah untuk mengukir prestasi gemilang di masa awal karir Anda.

Awal karir adalah saat-saat yang sangat menentukan. Bagaimana Anda bersikap dan mengambil keputusan, akan mempengaruhi masa depan dalam karir Anda. Kesuksesan anak muda akan sangat tergantung pada bagaimana prestasinya saat meniti karir. Agar kinerja optimal, kita perlu bersikap cerdas dalam menghadapi masalah yang ditemui di awal masa kerja kita.

Tidak sedikit masalah yang akan Anda temui saat pertama kali menginjakkan kaki di sebuah perusahaan. Lingkungan kantor yang membuat Anda harus pandai menyesuaikan diri, deadline dari atasan yang menyita waktu pribadi, sampai ke masalah persaingan dengan rekan kerja yang membuat Anda tak konsentrasi.

Banyak orang yang meraih sukses di masa muda karena telah bersikap tepat saat dulu ia meniti karirnya. Namun, banyak juga yang akhirnya terjerembab hanya karena salah ambil sikap saat pertama kali masuk kerja. Berikut ini adalah pengalaman dari beberapa orang yang telah meraih suksesnya di masa muda. Jika Anda ingin meraih sukses sejak awal masa karir, Anda bisa mengikuti jejak beberapa anak muda di bawah ini yang akan berbagi rahasianya.

1. Jiwa Entrepreneur

Jika tidak ingin sama saja dengan karyawan pada umumnya, Anda harus memiliki jiwa entrepreneur dalam diri Anda. Ya, memiliki jiwa entrepreneur adalah keharusan bagi siapa saja yang ingin sukses dalam hidupnya, bukan hanya para pengusaha.

Maksud dari jiwa entrepreneur disini adalah Anda bertindak karena Anda peduli. Kebanyakan mereka yang prestasinya biasa-biasa saja atau malah dipecat perusahaan adalah para karyawan yang bekerja tidak dengan hati. Bekerja hanya karena disuruh dan tidak aktif memberikan solusi atau pendapatnya.

Pekerja yang memiliki jiwa entrepreneur adalah mereka yang memiliki kesamaan visi dengan perusahaan tempatnya bekerja. Sehingga, masalah apapun yang sedang dihadapi perusahaan akan dianggap seperti masalahnya juga. Ia akan aktif memikirkan strategi untuk perusahaan. Yang terpenting, ia seperti merasa ‘ikut bertanggung jawab’ atas perusahaan tempatnya bekerja.

2. Sense of Belonging pada Perusahaan

Menurut Albert Luhur (GM Marketing PT Summarecon), harus ada sense of belonging pada pekerjaan tempat kita meniti karir. Telah dijelaskan pada poin di atas bahwa kita harus memiliki jiwa entrepreneur dalam bekerja. artinya, kita pun harus punya ‘rasa memiliki’ terhadap perusahaan tempat kita bekerja.

Sense of belonging ada karena kita membangun rasa cinta pada pekerjaan. Rasa cinta pada pekerjaan bisa ada karena passion dalam diri kita.

Untuk mendeteksi apakah Anda memiliki Sense of belonging adalah ketika Anda merasa ikut senang dan puas atas pencapaian perusahaan dan bersedih atau kecewa atas kegagalan dalam perusahaan. Anda bangga ketika nama atau logo perusahaan Anda bisa ada di media massa. Anda merasa kurang puas dan gemas ketika hasil tidak seperti yang ditargetkan.

Sense of belonging pada perusahaan akan membuat para pekerjanya ikut sibuk memikirkan solusi terbaik. Dengan memiliki yang satu ini, Anda pun otomatis terdorong untuk selalu memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Ini adalah pertanda yang baik dalam karir Anda.

3. Learn Before You Earn

Ya, kita harus belajar sebelum dibayar. Kita tidak akan pernah bisa jadi professional yang dibayar mahal jika kita tidak investasikan masa muda untuk banyak belajar.
Inilah pola pikir yang harus diadopsi para anak muda yan sedang meniti karirnya.

Jangan pernah merasa rugi waktu atau uang untuk meningkatkan kualitas diri. Apa yang Anda petik di kemudian hari nanti hasilnya akan sepadan bahkan lebih besar dari yang Anda korbankan saat ini. Bayangkan, Dolly Lesmana (CEO PT Arka Media) bahkan pernah rela masa mudanya ‘terbuang’ 2 tahun untuk memperdalam budaya kerja perusahaan di Indonesia. Ketika telah lulus dari program master di Amerika Serikat dan sempat memiliki pengalaman kerja di sana, ia malah rela menjadi staf biasa di sebuah perusahaan Indonesia. Mengapa ia mau melakukan hal ini? Rupanya, ia ingin mendirikan sebuah perusahaan. Oleh karena itu, ia ingin mempelajari budaya kerja di Indonesia dengan menjadi staf biasa di sebuah perusahaan dengan gaji tak besar.

Dari Dolly kita bisa mempelajari satu hal penting bahwa jangan pernah merasa rugi investasikan waktu dan harta selagi muda untuk memupuk pengalaman. Seorang pilot bisa handal juga karena jam terbang yang tinggi.

4. Tahu Apa Keinginan Manajemen

Jika Anda ingin karir Anda melesat dan selalu naik tingkat, Anda perlu untuk memenuhi keinginan dari perusahaan. Menurut Agung Laksamana, ‎Director Country Corporate Affairs Citibank Indonesia, Kita harus dapat clarity atau kejelasan dari management, ini sangat penting sehingga kita tau dengan jelas apa yang diinginkan dari manajemen.

Selain itu, jika Anda ingin bekerja efektif, efisien waktu dan tepat sasaran, Anda perlu tau apa sesungguhnya yang diharapkan perusahaan dari Anda. Ketika pertama kali masuk kerja, mungkin Anda diberitahu sejumlah job desc. Akan tetapi, harapan sebuah perusahaan pada Anda tidak bisa diketahui dari job desc saja. Anda harus pintar-pintar mencari tahu apa mimpi yang perusahaan titipkan di pundak Anda.

Keinginan sebuah perusahaan yang harus bisa Anda penuhi dapat dilihat dari hal-hal berikut ini

• Visi dan misi perusahaan. Cari tahu apa yang menjadi visi besar dari perusahaan tempat Anda bekerja. jika sudah memahaminya, jadikan ia sebagai kompas atau penunjuk arah dalam pekerjaan Anda. Lakukan semua hal yang mendukung perusahaan untuk mencapai visinya.

• Resolusi atau target perusahaan di tahun ini. Cari tahu dan pelajari apa yang ditargetkan perusahaan saat ini. Banyak perusahaan yang selalu membuat resolusi baru di awal tahun. Apakah mereka ingin fokus pada profit, apakah mereka ingin memperluas pasar, atau bisa jadi mereka menargetkan munculnya produk baru. Cari tahu apa strategi yang sedang dibuat perusahaan Anda dan bekerjalah untuk mendukung target tahun ini.

• Obrolan atau diskusi dengan atasan. Hal yang dicita-citakan oleh perusahaan mungkin tidak tertulis secara jelas di website atau SOP perusahaan, tetapi Anda bisa menguliknya dari obrolan ringan Anda dengan atasan. Kadangkala, dalam diskusi ringan dan obrolan santai dengan atasan, tanpa sengaja mereka akan menyampaikan ide-ide besarnya. Catatlah baik-baik dalam ingatan Anda.

5. Work Beyond Expectation

Menurut Billy Boen, founder Young On Top, banyak dari mereka yang salah persepsi dalam mencapai target. Kebanyakan karyawan berpikir bahwa mencapai target adalah melaksanakan seluruh job desc dari perusahaan. Penting untuk diingat bahwa job desc adalah harapan MINIMAL perusahaan pada kita. Ketika kita menyelesaikannya, kita hanya berada dalam kondisi ‘aman tidak dipecat’. Nah, jika Anda ingin karir Anda meningkat, bekerjalah melebihi job desc perusahaan. Work beyond expectation. Bekerjalah melebih harapan perusahaan pada diri Anda. Memenuhi job desc saja kita baru sampai pada posisi ‘aman’, bagaimana jika malah kita tidak memenuhinya?

6. Manajemen waktu Bekerja yang Baik

Bekerja 8 jam sehari adalah sebuah keputusan yang besar. Bekerja di luar berarti kita rela menukarkan waktu 8 jam bersama keluarga dan orang tersayang untuk perusahaan. Jangan sampai waktu yang sudah kita korbankan menjadi sia-sia karena bekerja tanpa bawa pulang banyak ilmu dan pengalaman.

Ada sedikit tips dari Albert Luhur, awalilah hari Anda sebelum bekerja dengan mencatat daftar pekerjaan apa yang harus Anda selesaikan hari itu dan penuhilah! Dengan membuat daftar pekerjaan dalam sehari, kita tidak perlu membuang waktu terlalu lama untuk berpikir “Akan mengerjakan apa ya hari ini?”. Albert menekankan untuk selalu ada hal baru yang kita pelajari setiap hari. Jangan sampai waktu kita berlalu tanpa sebuah pencapaian.
Semoga artikel sederhana ini membantu ya. Silahkan di share untuk teman atau keluarga yang sedang meniti karirnya.

Oiya, pengalaman menarik apa yang pernah Anda dapatkan saat meniti karir? Silahkan share di kolom komentar ya 🙂

 

 

About the Author Tim Riset Aquarius

>